CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS

Kamis, 28 Mei 2009

hidup adalah memilih atau hidup adalah membuat pilihan?

Hal terbodoh yang pernah aku lakukan adalah saat aku menemukan beberapa pilihan
Aku menginginkan A,akan tetapi B lebih baik,C juga lebih baik.Jika aku pilih A,aku juga ingin B dan C.Akhirnya menghabiskan waktu,dan akhirnya A,B,C tidak satupun yang bisa aku miliki.
Hal itu terulang-ulang lagi,ku temui A,B,C,A,B,C yang lain dan seperti yang sudah-sudah kuhabiskan waktu,dan akhirnya A,B,C tidak satupun yang bisa aku miliki.
Meskipun aku bodoh,aku punya usaha untuk mengurangi kebodohanku ini.
Kutemui hal yang serupa untuk kesekian kalinya. Aku menginginkan A,akan tetapi B lebih baik,C juga lebih baik.Jika aku pilih A,aku juga ingin B dan C.Ku buang semua pilihan ku buat pilihan baru dengan memilih D.Itu lebih baik untukku,sekiranya aku tidak melakukan kebodohan lagi untuk kesekian kalinya.
Jadi apakah hidup adalah pilihan ataukah hidup adalah membuat pilihan?
Mungkin dua-duanya hanya sebuah fase yang harus kita lewati untuk meningkatkan kedewasaan pikiran kita.

Prinsip

Apa itu prinsip?
Mungkin pegangan hidup yang dipegang seseorang
Menurtmu apa prinsip?
Mungkin bisa dikatakan idealisme
Apakah kamu punya prinsip dan apa prinsip dalam hidupmu?
Prinsipku adalah apa yang diakui oleh pikiran dan di amini oleh hatiku.itu prinsipku
Apakah prinsipmu itu tidak kamu kaitkan dengan orang-orang sekitar kamu.Bagaimana keadaan mereka.apakah tidak terganggu dengan prinsipmu?
Prinsipku bukan sesuatu hal yang kaku,mungkin bisa aku katakan untuk hal-hal yang hubungannya dengan keadaan orang lain bisa aku longgarkan sedikit.
Jadi kamu tidak konsisten dengan prinsip kamu?
Aku konsisten
Buktinya tadi dikatakan bahwa prinsipmu bisa dilonggarkan
Prinsip tetap aku pegang,akan tetapi ada orang lain yang mungkin tidak sejalan dengan prinsipku.Mungkin pemikiran orang tersebut baik juga bagiku.Dan tidak ada salahnya sedikit aku longgarkan,meskipun longgar aku masih memegangnya.
Itu pemikiranmukan?
Ya,itu pemikiranku.Pemikiran orang berbeda-beda dan itu bukan kesalahan.Akan tetapi,pemikiran itu tepat atau tidak tempat dan waktunya.Itulah yang harus lebih dipikirkan

Sabtu, 23 Mei 2009

SEBUAH PENGAKUAN

Langkah kaki membawa ku pergi,sebuah kekalahan telak hari ini.Mungkin aku pengecut tidak mampu memperjuangkanmu.Bagaikan sebuah pelangi yang datang setelah hujan,dirimu hanya mampu kupandangi tanpa bisa aku miliki.Mungkin aku tidak berlaku adil kepadamu,meninggalkan hati untuk di caci.
Special to nothing and empty

BATASAN DIRI

aku menikmati hidupku disini,semua tersedia.semua keinginanku tercukupi tanpa kekurangan apapun.bertahun-tahun seumur hidupku kuhabiskan waktuku disini.Sekarang umurku 3 windu kurang 1 tahun.Waktu yang terlalu panjang untuk suatu kebodohan.Semua sudut dimensi ruang yang aku tempati ini telah ku hafal semua sudut-sudutnya,semua isi-isinya aku hafal di luar kepala.Sepanjang hidupku terlalui tanpa sadar,terus berjalan memutar waktu,mengubah sesuatu dari ada menjadi tidak ada dan sebaliknya.Suatu saat pertanyaan muncul di kepalaku
apakah kamu tidak merasa bosan hidup seperti ini,terkekang menempati ruangan yang besar ini akan tetapi jangan membohongi diri sendiri,jujurlah ruangan ini semakin lama semakin sempit bagimu kan?
Benar kata-katamu wahai pikiranku.Aku merasa terkekang tapi aku tidak mau meninggalkan tempat ini.Disini sudah terlalu nyaman bagiku,telah ku habiskan waktuku bertahun-tahun dengan hidup disini.Meskipun aku tidak bisa keluar,akan tetapi disini semua kebutuhanku tercukupi.
Apakah kamu pernah berpikir betapa indah dunia luar,lebih indah daripada yang kamu bayangkan?
Aku tidak mampu menjawab hanya diam.
Pikiranku sedikit terbuka,mencoba untuk jujur pada diri sendiri ternyata ruangan ini memang terlalu sempit dan pengap.Mengapa selama bertahun-tahun ini aku tidak merasakannya?
Bagaimana caranya agar ruangan ini bisa nyaman dan tidak pengap?Barang-barang harus aku simpan ke gudang,dinding-dinding ruangan harus aku runtuhkan agar keadaanya menjadi lebih lapang.Tapi melakukan hal itu bukankah menghabiskan waktu,tenaga dan pikiran?tidak masalah untuk sebuah kenyamanan.Kulakukan semua keinginanku,ruangan ini menjadi lebih lapang tanpa ada ruangan-ruangan.Menjadi tanah lapang yang dibatasi oleh tembok-tembok disetiap sisi-sisinya.Aku sekarang berada di dalam sebuah balok raksasa,tertutup rapat tanpa ada celah sedikitpun.Lebih nyaman seperti ini,lebih lapang.Pandanganku tidak terhalang lagi oleh dinding,sudut pandangku tidak terbatas.Semua sudut ruangan dapat aku lihat dari bermacam-macam arah.Aku nikmati hal ini beberapa tahun.
Pertanyaan itu tiba-tiba muncul lagi”Apakah kamu pernah berpikir betapa indah dunia luar,lebih indah daripada yang kamu bayangkan?”
Dunia luar begitu indah begitu pikiranku berkata.Apakah benar,aku perlu pembuktian dari pertanyaan itu.Apakah selama ini pikiranku terbelenggu oleh mitos-mitosku sehingga tidak menyadari bahwa sebenarnya aku terkurung di dalam batasan-batasan yang ada di dalam diriku?Aku butuh jawaban dari semua pertanyaanku.
Tembok ini kulubangi,terlihat cahaya terang masuk ke dalam ruangan.Ku lihat dari lubang kecil itu,di sana terlihat pemandangan yang indah.Lubang kecil ini tidak akan cukup untuk melihat sesuatu yang lebih indah.Ku lubangi tembok lainnya,begitu seterusnya sehingga dinding-dinding ruangan ku berlubang-lubang.Terlihat disana bermacam-macam pemandangan.Suatu krtika aku ingin keluar dari batasan ini kuruntuhkan dinding pembatas ini.Ku hirup udara kebebasan,kulihat bermacam-macam fenomena,ku alami bermacam-macam kejadian,ku dapatkan sesuatu yang sebelumnya tidak pernah aku dapatkan.selama ini Pemikiranku telah di batasi oleh diriku sendiri.

kekecewaan

DIRIKU : Apakah kamu pernah kecewa?

AKU : Pernah,jika keinginanku tidak tercapai aku kecewa

DIRIKU : Definisi kecewa menurtmu apa?
AKU : Sesuatu hal yang tidak kita harapkan dan telah terjadi,itulah kekecewaan
DIRIKU : Jika kamu mengalami kekecewaan apakah kamu pernah berpuas diri atas semua yang telah kamu dapatkan?

AKU : Aku pernah berpuas diri bagiku kekecewaan yang telah aku dapatkan pasti ada hikmah bagiku.Tuhan telah menentukan jalan hidup yang akan aku tempuh.Mungkin bagimu alasanku ini terlalu klise.Dahulu aku juga menganggap kata-kataku barusan hanya sekedar penghiburan diri tentang kekecewaan yang aku rasakan.Akan tetapi,waktu terus berjalan,berjalan dan terus berjalan disanalah ada jawaban yang selama ini aku ragukan.

DIRIKU : Bagaimana cara atau usaha agar sesuatu yang kamu kerjakan tidak berbuah kekecewaan?

AKU : Aku memiliki dua jawaban,jawaban pertama sebelum aku mendapatkan jawaban dari pertanyaanku.Semua akan aku katakan agar kebodohanku ini mengingatkanku.
aku pernah berfikir apapun yang kita lakukan sebagai seorang manusia pastilah tidak akan lepas dari kegagalan yang efeknya adalah kekecewaan.Aku juga memiliki pemikiran untuk mengurangi kekecewaan adalah dengan cara kita jangan terlalu berharap atas semua yang telah dilakukan meskipun sangat dekat dengan pesimis.Itu pemikiranku.Aku juga memiliki pemikiran untuk mencapai kepuasan kita reduksi beberapa keinginan kita.Misalkan,memiliki 10 keinginan reduksi lah 1 keinginan,kita mendapatkan 9 keinginan.1 kekecewaan telah kita lepas.Artinya,jika keinginan kita masih tetap utuh akan tetapi yang didapat hanya 9 sudah pasti akan kecewa. Memiliki 10 keinginan reduksi lah 2 keinginan,kita mendapatkan 8 keinginan.2 kekecewaan telah kita lepas.Artinya,jika keinginan kita masih tetap utuh akan tetapi yang didapat hanya 8 sudah pasti akan kecewa.Begitu dan seterusnya.Sebaliknya jika kita mengurangi keinginan kita dari 10 menjadi 8 dan hasilnya 8 bulat itu yang kita dapatkan bukankah kita sudah berpuas dengan hasil yang dicapai.Akan tetapi pada akhirnya jika keinginan di reduksi terus menerus apa yang bisa didapatkan,hanya kenihilan.Tidak ada yang bisa didapatkan.
Jawaban ke-dua ku adalah Lakukan apa yang mampu dilakukan jangan pernah berfikir “aku mendapat sesuatu jika aku lakukan ini”.Berfikirlah lakukan yang terbaik yang kamu bisa dan lihat efek apa yang akan didapatkan jika hal terbaik telah dilakukan.Itu dapat mengurangi kekecewaan yang mungkin akan kamu dapatkan dibelakang.

DIRIKU : Ada satu lagi pertanyaan,definisi puas menurutmu apa karena aku berfikir batasan antara puas dan kecewa sangat tipis.Mungkin setipis sehelai rambut yang dibagi dengan semua angka yang ada di dunia ini.
AKU : Puas adalah perasaan hati senang dengan apa yang telah seseorang peroleh.Memang batasan antara puas dan kecewa sangat kecil sekali,sangat kecil.Mungkin disini kita puas terhadap apa yang telah didapat akan tetapi di tempat lain di waktu yang sama ada orang lain yang kecewa.Dan itu terus berlanjut,bagai sebuah lingkaran.Tinggal bagaimana kita menempatkan hati untuk menerima semua yang tidak diharapkan menjadi sebuah pembelajaran.Mungkin hanya itu yang bisa ku katakan.

Kamis, 21 Mei 2009

menggapai kebodohan

Bodoh melakukan tindakan yang jelas-jelas kita tahu itu salah,itu juga disebut dengan kebodohan.
Bodoh melakukan hal-hal yang tidak berguna,itu juga disebut kebodohan
Berkali-kali jatuh pada lobang kesalahan yang sama,itu juga disebut kebodohan
Membohongi diri sendiri,tidak mau menerima kenyataan yang ada itu juga disebut kebodohan
Memandang remeh orang lain,menganggap diri paling pintar itu juga disebut kebodohan
Selalu mengikuti alur yang sudah ada tanpa mau menciptakan sesuatu hal yang benar-benar baru itu juga disebut kebodohan
Menunggu sesuatu hal yang tidak jelas tanpa mau berbuat apa-apa itu juga disebut kebodohan
Berbuat sesuatu tanpa melihat keadaan disekitar kita itu juga disebut kebodohan.
Kesombongan juga disebut kebodohan

Minggu, 10 Mei 2009

Friendship is nothing

Friendship,persahabatan,kekelurgaan enak dan nyaman di dengar.
Persahabatan menurut yang aku lihat di kenyataan karena butuh,karena persamaan nasib,karena hal hal lain yang berbentuk pemenuh kebutuhan bisa juga karena pleasure atau kesenangan.Ideal yang mereka katakan karena cocok,enak diajak komunikasi dan pernyataan munafik lainnya.Alasan itu jadi nomor kesekian kalinya.
Jadi tidak ada persahabatan sejati di dunia ini,Tanya pada diri kalian sendiri dan jangan bohongi hati kecil kalian.Apakah yang aku katakan ini benar,ataukah salah besar karena aku telah termakan asumsiku sendiri?
Hanya satu persahabatan sejati dengan TUHAN kita.
Tuhan tidak pernah meninggalkan diri kita,meskipun kita sering melupakannya.
Tuhan tidak pernah meninggalkan kita saat kita bersedih.
Tuhan tidak pernah meninggalkan kita saat kita tidak punya apa-apa.
Tuhan tidak pernah meminta bagian saat kita sedang bersuka ria.
Tuhan akan selalu ada di dekat kita.melihat,mengingatkan kita jika kesalahan telah kita lakukan.
Itulah sebenar-benarnya persahabatan.Meskipun begitu kita juga tidak boleh menutup diri untuk bersosialisasi dengan orang lain sebatas wajarnya manusia hidup.Menghargai,menghormati dan menolong orang lain.

Sabtu, 02 Mei 2009

alegi ekor tikus dan ekor kuda

Ada orang bertanya pada seorang ahli matematika.Maaf saya mau tanya pada anda,saya meyakini anda bisa menjawab satu pertanyaan saya.Terlalu mudah bagi anda akan tetapi membingungkan bagi saya.
wahai saudaraku apakah itu,saya sangat senang jika bisa membantumu dengan cara menjawab pertanyaanmu.Katakanlah.
saya mau bertanya panjang mana antara ekor tikus dengan ekor kuda?
jelas panjang ekor kuda,si ahli matematika menjawab dengan mantap.
ataukah kamu perlu saya tunjukkan.
dibawanya ahli matematika tersebut ke tempat kuda,diukurnya ekor kuda dengan penggaris di dapat x+1 cm.
dibawanya ahli matematika tersebut ke tempat tikus,diukurnya ekor tikus dengan penggaris di dapat x cm.
nAh,terjawab pertanyaan kamu beserta bukti yang saya tunjukkan.
inilah yang saya pikirkan,kenapa kalau memang panjang ekor kuda ekornya tidak menyentuh tanah sedangkan ekor tikus yang lebih pendek bisa menyentuh tanah?
ini mungkin pemikiran konyol tapi saya perlu penjelasannya terkait dengan cara pandang dalam kehidupan.Adahak yang bisa menjawab?